Dibalik Kisah Ada Hikmah


Di tengah keheningan malam gelap dan dingin ,di bawah cahaya lampu bohlam teduh dan di dalam sebuah kandang kecil, beberapa anak ayam dan induknya sedang pulas tertidur. Suasana sangat hening, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras diiringi suara jeritan yg sangat memilukan.
Boomm!!..Boomm! ! Arrrghhh!!..Ampuunn!!!..Y a Allah!! Ya Rabb!!..Ampuunn !! Kembalikan Kami Ke Dunia!!..Kembalikan Kami Ke dunia!!.

Gonggongan anjing malam pun terdengar pilu, suara binatang malam saling bersahutan, membuat suasana smakin dingin mencekam. Mereka pun terbangun dan terperanjat mendengar suara yang datang secara tiba-tiba itu. Beberapa anak ayam terbangun. Sang induk pun terbangun dan dialog pun terjadi. :

Anak ayam : “Ibu aku takut!!. ”
Sang induk ; “Tenang nak kamu gak usah takut, itu suara manusia yang sedang dihukum sama Allah(azab kubur), nanti juga suara itu hilang”.
Anak ayam : “kenapa manusia itu dapat hukuman, mereka nakal ya bu?”.
Sang induk : “iya nak, merekalah yang semasa hidup selalu durhaka dan lalai terhadap perintah Allah, padahal mereka sudah mengetahui beratnya hukuman Allah, beruntung lah kita nak, ucapkanlah terus tasbih kepada Nya!”.
Anak ayam : “Ohh gtu ya buu, tapi jika mereka sudah tahu beratnya hukuman Allah, kenapa mereka masih nakal juga? ibu suara itu sudah hilang..cik..ci k..cik.”
Sang induk : “Itulah nak, mereka punya mata tapi tak melihat,punya telinga tapi tak mendengar,punya hati tapi tidak merasa, punya pikiran tapi tak berfikir, mereka selalu menturutkan hawa nafsu mereka juga mengikuti ajakan iblis, pada akhirnya, merekapun celaka…ptokk!!.
Anak ayam ; “knapa begitu bu, apakah mereka sakit mata dan sakit telinga atau,, sakit gila?”.
Sang induk : “Bukan itu maksud ibu nak, panca indera mereka berfungsi, tetapi Hati merekalah yang buta dan mengeras akibat kenakalan yang mereka lakukan sendiri, pada akhirnya mereka semakin tersesat jauh dan sedikitpun tidak merasa takut sama ancaman Allah..mereka menzholimi diri sendiri nak…”
Anak ayam : “Oohh gtu ya buu, menakutkan, lalu apakah kita juga bisa seperti itu jika kita nakal buu? aku takut jika seperti mereka…cik..c ik..cik.”
Sang induk : “Hukuman itu berlaku untuk manusia nak! karena merekalah yang menyanggupi untuk menanggung amanat Allah untuk menjadi khalifah di muka bumi ini, sedangkan langit gunung, seluruh penghuni bumi takut dan enggan menanggung amanat itu”.
Anak ayam : ‘”Oohh, sekarang aku mengerti buu,
Sang induk : ”Nanti kita lanjutkan lagi nak, sekarang ibu ngantuk..”
Anak ayam : ”Tapi aku belum ngantuk buu..cik..cik..
Sang induk : “iya..tapikan besok pagi pagi sekali kita harus mambangunkan manusia untuk kembali mengingat Allah,Lagi pula bapak kamu kan ga ada, jadi kita harus pagi-pagi sekali cari makan, besok malam ibu ceritakan mengenai neraka yaah?”.
Anak ayam : “Baiklah, tapi ibu janji yaah,,”
Sang induk : “ Baiklah anakku…” .

Akhirnya mereka pun kembali tidur dan saat subuh datang mereka kembali menjalankan tugasnya untuk membangunkan manusia. …”KUKURUYUUUUUK,,”

Esok hari saat malam tiba dan dunia hewan kembali dengan rutinnitasnya untuk beristirahat, sang anak ayam teringat akan janji ibunya. Lalu dia menggoyangkan tubuh induknya agar bangun, dan dia berkata :

Anak ayam : “Ciap,ciap …Bu, katanya mau cerita tentang neraka, ibu kan sudah janji,?” desak anak ayam pada ibunya.
Sang induk : ” Capek kan ibu nak, sdh tengah malem gini? Apa lagi tadi siang gara-gara kamu, sampe kita dikejar manusia ..” .(karena si anak ayam memakan jemuran padi pak tani)
Anak ayam : “ iya bu,,maafin adek ya,,ko manusia kejam sih sama bangsa kita, padahal kita ambil sedikit kan bu ? berapa besarnya tembolok kita sih di banding perut mereka..?” cergah si anak.
Sang induk :”Itulah mereka,,kadang terlalu serakah, tidak mau berbagi dengan sesama makhluk allah” “padahal yang mereka punya semata-mata pemberian Allah sbg titipan, de cerita nerakanya besok lagi aja yaaa? ..”pinta si ibu.
Anak ayam : ” Tu kan ibu bohong,,dulu ibu pernah bilang kalo bohong itu dosa ,sama seperti manusia juga niih ibu…..” sambil berkata si anak ayam berpaling membelakangi ibunya, ciap,ciap,ciap (bergumam)./( rupanya pundung…hehe)
Sang induk ;” Astaghfirullah (dalam hati,,,sambil berusaha membuka lebar matanya ) iya,,nak betul berbohong itu dosa,ibu sampe lupa. baik ibu akn cerita,tapi dari mana dulu yah mulainya?”
Anak ayam : ” tentang isinya bu..siapa saja? kan kemarin mlm kita sudah mendengar siksaan yg diberikan untuk manusia yg berdosa..” ucap sianak mengingatkan induknya.
Sang induk : ” isnya jelas manusia dan jin yang mengingkari allah,dan tidak mau bersujud, menghamba menyembah Allah”
Anak ayam : ” nggak termasuk bangsa kita para binatang kan bu ?” Sang induk :” untungnya tidak nak..Allah menjadikan bangsa kita sebagai makhluk yang melengkapi kebutuhan manusia, bahkn allah menjdkn bangsa kita sebagai perumpamaan bagi manusia yang tidak mau menggunakan akalnya…” jelas si ibu.
anak ayam : “ko bisa begitu bu..” keheranan.
Sang induk : ” ya iyalah de,,bangsa kita dengan mereka hampir sama,,,Cuma memang ada satu bedanya…manusia itu diberi akal ..cekurk”(rupanya si induk tersedak,karena blm sempet minum..)
Anak ayam : keheranan ..” apa bu bedanya..?” sambil menerawang dia membandingkan “
saya sama ibu pagipagi dah bangun cari makan sampe sore,malam tidur,pagi bangun lagi,trus cari makan lagi… gitu terus tiap hari (fikir si anak).
kalau manusia : cari makan, tidur,cari makan lagi , sama ya..fikirnya, (tiba2 dia teringat bapaknya) . Lalu bertanya : “bu,bu,,klo bapak kemana sih ? kayanya aku belum pernah liat deh? ..
Sang induk : Sangat kaget,,bagai kepukul kayu dia tersentak “ Nak,,itulah laki laki bangsa kita,kadang mau enaknya saja,ibu hanyalah korban rayuan mereka,sebetulnya kamu masih kecil blm boleh tahu, tp ga apa-apa supaya kelak kamu bisa lebih hati-hati” jawab si ibu malu malu.
Anak ayam : “ oooooooooooooooooh,,gitu ya bu,, jadi belum jelas nih ade anak siapa???” sambil menangis dia kembali masuk ke dekapan ibunya dan tertidur kembli.
Sang induk: dengan suara lirih berkata “ ya anakku,,, maafkan ibu ya nak…”

Dan Malam itu dilalui oleh si ibu bersama sang anak dengan sangat sedih,,sampai akhirnya pagi kembali membawa mereka bergegas untuk membangunkan manusia,,,, kukuruyuuuuuk (mudah2n ga ada yg kaget lagi kl ada ayam betina bisa kukuruyuk..hehe)

(pernah diposting di FB; andrezyrus)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s