Mau Tahu Modal Hidup Untuk Bisa Bahagia ??


Seberapa besar sih MODAL yang di butuh kan untuk bisa hidup bahagia ??

Pastinya semua orang akan menjawabnya dengan jawaban yang sama, atau paling nggak agak mirip-mirip lah,,,pasti Modalnya BESAR.

jawaban yang nggak salah, jika didasarkan dengan banyaknya kebutuhan yang dihadapi dalam hidup ini.Bayar kontrakan, listrik, sekolah anak, jajan anak, makan sehari-hari, cicilan mobil, motor, ciciclan ONH, kebutuhan mendadak, dan seabrek-abrek kebutuhan lainnya yang jika di tulis dengan selembar kertas tidak akan cukup.

 Apalagi bila kalkulasinya menggunakan nilai harga barang saat ini yang semuanya terus merangak naik dan tidak bisa dikejar dengan penghasilan dari gaji ataupun penghasilan lain yang didapat.Pasti setumpuk persoalan keuangan yang di hadapi akan membuat dahi berkerut, kepala pusing karena tensi naik dan badan meriang karena capek kerja demi mengejar setoran. Tak jarang perselisihan akan terjadi, mental nekat timbul, membunuh orang lain pun akan di lakukan karena terdesak kebutuhan. Pikiran kosong menggelayut “kemana aku harus mencari ????”…..

Itulah fenomena yang terjadi saat ini, dimana setiap orang sedang mengalami degradasi IMAN. Lalu sebuah pertanyaan akan muncul, Kenapa dikaitkan dengan IMAN ??

Allah berfirman ” Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah maka Allah jadikan baginya jalan keluar (dari setiap permasalahannya).Dan Dia(Allah) akan memberi rizki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya ” At- Tholaq (65) : 2 -3 )

Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam setiap urusannya .” At-Tholag (65) : 4

Lalu kenapa masih pusing ?, bahkan saking pusingnya sampai kewajiban yang perintahkan ditinggalkan, yang dilarang dikerjakan, Apakah klakuan dan perbuatan itu menandakan sifat Orang yang Beriman ?  padahal IMAN itu adalah sebuah keselarasan antara keyakinan kuat di qolb, ikrar dan amal perbuatan kita. atau kita sudah tidak yakin lagi dengan janji dan jaminan allah ??

Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulisdalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)QS. Hud (11) : 6

 jika masih berlaku demikian, sama saja kurang yakin atau bahkan tidak yakin dengan Allah sebagai AR-Razaak (yang memberi rizki) dan janji NYA  dalam ayat diatas. hal inilah yang menandakan keimanan pada Allah telah berkurang dan bisa jadi ini sebagai penyebab dari segala persoalan dalam hidup.

Ada seorang Ulama yg saya kagumi di negri ini mengatakan, jika ingin hidup bahagia setiap orang hanya membutuhkan modal kecil,  cuma  DUIT SAJUTA ( 1 jt ), Do’a > Usaha >Iman>Taqwa > SAbar>JUjur > TAwakal

-Dengan DO”A  seorang muslim memulai setiap langkahnya ,memohon pertolongan hanya pada Allah agar memperoleh keselamatan dan keberkahan.

-Seorang muslim diperintah kan oleh allah agar ber – USAHA untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Hidup tidak boleh berpangku tangan, mengharap sesuatu tanpa ada usaha meraihnya.

-Dengan IMAN, seorang muslim telah memiliki kepercayaan dan keyakinan yang kuat pada yang Ghoib serta  Qodo’ dan Qodar (6 rukun iman).

TAQWA dalam diri seorang muslim akan menuntunnya berbuat sesuai perintah allah, dengan demikian allah selalu meridhoi perbuatannya, dan  akan mendatangkan Kasih sayang-NYA. ” Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah maka Allah jadikan baginya jalan keluar (dari setiap permasalahannya).Dan Dia(Allah) akan memberi rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (Qs At-thalaq : 2)

SABAR sangat dibutuhkan dalam menyikapi persoalan hidup, bisa jadi apa yang dialami, baik kesenangan atau kesulitan adalah sebuah cobaan untuk menaikan derajat kita di sisi allah.Sabar dalam menerima apa yang allah berikan lebih utama, sehingga kita tidak menjadi orang yang selalu berkekurangan dan sempit dada. Kesabaran identik dengan rasa syukur.

Minta tolonglah dengan kesabaran dan shalat.”(QS. 2: 45)

-JUJUR akan membawa pelakunya memperoleh keselamatan dan keberkahan baik dunia maupun akhirat kelak. Baik jujur kepada sesama manusia, terlebih Jujur pada Allah(jika mengaku beriman harus mau taat dan tunduk kepada – NYA) agar Allah tidak murka.

Atau siapakah yang memulai (menciptakan) mahluk dan siapa pula yang memberi rizki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah di samping Allah ada Tuhan (yang lain)? Katakanlah bukti kebenaranmu, jika kamu memang orang-orang yang benar.” (QS. An-Naml: 64)

TAWAKAL, Bukankah hal ini bisa di jadikan kunci jawaban atas segala permasalahan yang di hadapi,?? Kerja keras/ berusaha sudah dikerjakan, berdoa’ telah di lakukan, lalu apa lagi yang kita harapkan ?? tentu hanya pertolongan allah, ingatlah janjinya, pasrahlah atas apa yang telah dilakukan ,untuk hasilnya kita kembalikan semuanya hanya pada Allah, DIA maha mengetahui keperluan hambanya..

“Berdo’alah padaku, niscaya akan aku kabulkan”

Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya “ At-Tholaq (65):3

Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam setiap urusannya .” At-Tholaq (65) : 4 –<>–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s