Ketika kemelut itu terjadi (Bag-2).


  Pada bagian pertama ada 2 hal yg telah diketengahkan,yakni mengingat tujuan berumah tangga dan sikap Sabar,dlm bagian kedua ini akan di jelaskan ttg cara 
Dialog suami istri dimaksudkan untuk mengikis hambatan-hambatanpsikis. Kadang masalah muncul bukan karena tidak ada kecocokan di keduabelah pihak, melainkan karena sangat kurangnya kesempatan bagi keduanyauntuk saling berbincang dari hati ke hati. Boleh jadi, hanya dengan dialog atausekedar obroloan ringan, konflik-konflik ygkelihatan sulit untuk dipecahkandapat mencair sendiri.Dialog juga dimaksudkan untuk tabayyun atau saling memperolehkejelasan.(crosscheck).
Tabayyun dilaksanakan untuk meluruskan informasi yang kita terima atau untuk meluruskan persepsi kita mengenai informasi yang kita dengar. Kadang kita kesal, dongkol dan marah kepada seseorang ketika mendengar informasi tentang dia. Padahal setelah melakukan tabayyun(croschek) kita menangis karena persepsi sama sekali terbalik.

  Melalui tabayyun kita melakukan perbaikan hubungan. Kita membangun kembali bagian-bagian yang retak, memaafkan kesalahan-kesalahan teman hidup kita dan memberinya kesempatan untuk memperbaiki diri, maumenerima bahwa untuk melakukan perbaikan perlu proses dan waktu, serta tak bosan mengingatkan.Melalui tabayyun (saling meminta penjelasan) kita melakukan ishlah(perbaikan untuk mengakurkan kembali). Selagi hati masih bisa terbuka dan tak ada luka yang terlalu parah untuk disembuhkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s